Senin , 15 Juli 2024
Editor's PickHeadlineSerba SerbiTerpopuler

Mindset Baru Generasi Milenial

depositphotos 136480472 stock photo business team using laptop

Madingmu.com   Untuk mencapai keuntungan demografis dengan kecepatan perubahan, Korea Selatan dan Jepang mengandalkan orang-orang yang unggul daripada infrastruktur dan bangunan yang indah.

Untuk beradaptasi dengan kecepatan perubahan, jenis keterampilan yang digunakan harus sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan penduduknya. Oleh karena itu, bagaimana sebuah negara menanggapi laju perubahan yang tinggi akan bergantung pada pandangan dunia dan mentalitasnya.

Tidak hanya bagi mereka yang cerdas dan aspiratif, tetapi juga bagi mereka yang memiliki keinginan untuk belajar (grit), paradigma baru tentang syarat-syarat untuk sukses tampaknya terus berkembang.

Orang yang memiliki ketabahan akan terus mendorong diri mereka sendiri ke arah dan tujuan yang jelas, seperti yang terlihat dari fenomena di Jepang dan Korea Selatan. Mereka akan melakukan kontrol diri yang ketat, berani mengubah cara pandang, dan menunjukkan keinginan yang kuat untuk terus belajar.

Dalam beberapa tahun terakhir, anak-anak Indonesia yang luar biasa dari daerah terpencil dan memiliki orang tua yang kurang berpendidikan sering kali menginspirasi kita.

Bahkan jika seseorang memiliki bakat yang luar biasa, imajinasi dan kreativitasnya akan mandek dan sulit untuk berkembang, menurut pernyataan yang dibuat oleh Carol Dweck. Masalahnya adalah bagaimana calon seniman menangani penolakan.

Bagaimanapun pahit dan banyaknya kegagalan yang dialami, mereka yang memiliki paradigma yang berfokus pada masa depan akan selalu memiliki pandangan positif untuk mencapainya.

Mensyukuri keberadaan ini, atau seberapa pahitnya seseorang mengalami kesulitan dan ujian, sangat erat kaitannya dengan bagaimana seseorang menanggapi kegagalan ini.

Hanya dengan memiliki kemampuan untuk mengembangkan pola pikir seperti ini, harapan besar bangsa Indonesia akan tercapai. Mensyukuri segala nikmat Tuhan, sekecil apapun, agar bisa bersikap terbuka (husnudzon) terhadap segala nikmat hidup.

Ahmadun Yosi Herfanda pernah menggarisbawahi bahwa penulis-penulis muda akan cepat bermunculan jika lapangan bermainnya rata dan pemerintah menghargai prestasi di bidang seni dan sastra.

Namun, pengaruh media juga memainkan peran taktis dalam membentuk pola pikir masyarakat. Masyarakat perlu diedukasi, didorong untuk optimis, dan diberi alasan untuk berharap.

Bagaimanapun, revolusi 4.0, yang hanya berlangsung satu dekade, telah dimulai. Dan mungkin saja perubahan revolusioner akan terjadi hanya dalam waktu tiga, dua, atau satu tahun saat tahun 2045 tiba.

Karena itu, perencanaan terkadang berubah seiring berjalannya waktu. Mereka yang pandai beradaptasi dengan perkembangan baru akan beruntung karena perubahan datang dengan sangat cepat sehingga sulit untuk diprediksi.

Follow Juga : Instagram madingmu

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Konten

Kilas Pendidikan218
Literasi Keuangan54
Ruang Siswa162
Beasiswa305
School lifehack154
Hiburan236
Editor's Pick1649
Terpopuler1601
Opini10
Serba Serbi685




madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.