Jumat , 24 Mei 2024
Editor's PickHeadlineKilas PendidikanTerpopuler

Mahasiswa Nggak Wajib Skripsi Lagi, Begini Standar Nasional Barunya

mahasiswa
Sumber:google/Universitas Prasetiya Mulya

Madingmu.com – Tidak ada lagi persyaratan pengajuan tesis untuk mahasiswa S1 atau D4. Persyaratannya adalah kurikulum berbasis proyek atau bentuk lain yang setara telah diterapkan dalam program akademik mahasiswa yang bersangkutan. Tugas akhir, yang juga tidak harus berupa skripsi, menjadi syarat kelulusan mata kuliah bagi mahasiswa yang pendidikannya belum berbasis proyek.

Prototipe, proyek, dan bentuk lain yang sejenis merupakan bentuk lain. Tugas akhir ini dapat diselesaikan secara berkelompok atau individu. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi memuat peraturan-peraturan tersebut di atas.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Kesenian meluncurkan peraturan terbaru ini Teknologi dan riset Pada hari Selasa, 29 Agustus 2023, Nadiem Makarim hadir dalam Merdeka Belajar Episode 26: Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Perguruan Tinggi.

Proyek yang sudah selesai mungkin memiliki banyak bentuk yang berbeda. Mungkin menyerupai prototipe. Ini mungkin muncul sebagai sebuah proyek. Bentuknya bisa bermacam-macam. bukan hanya disertasi atau tesis. Ini bukan berarti tesis atau disertasi tidak boleh ditulis, tetapi setiap universitas harus membuat keputusan itu, menurut Nadiem.

Menurut Nadiem, setiap ketua program studi harus bisa memilih cara menilai hasil persyaratan kelulusan mereka. Oleh karena itu, Standar Nasional Pendidikan Tinggi tidak lagi mencantumkan penjelasan rinci tentang standar capaian lulusan. Perguruan tinggi dapat memadukan pengembangan kompetensi sikap dan keterampilan, katanya.

Dia mengklaim bahwa dalam aturan sebelumnya, kompetensi pengetahuan dan sikap dijelaskan secara terpisah dan mendalam. Oleh karena itu, mahasiswa sarjana dan sarjana terapan diharapkan untuk menulis tesis. Mahasiswa doktoral harus mempublikasikan artikel mereka di publikasi internasional bereputasi, sedangkan mahasiswa magister harus mempublikasikan makalah mereka di jurnal ilmiah yang diakui.

Tetapi ada banyak cara untuk menunjukkan bakat atau kompetensi lulusan kami di lingkungan modern. Para hadirin yang hadir sudah mengetahui bahwa kebijakan dan warisan (sebelumnya) ini menjadi aneh. Karena ada banyak program studi yang berbeda, kita dapat menggunakannya untuk menunjukkan kemampuan kita dengan cara lain, lanjutnya.

Baca Juga: Keren! Mahasiswa UM Surabaya Buat Sepeda yang Bisa Alihkan Stress & Tantrum ABK

Nadiem menekankan bahwa menulis karya ilmiah bukanlah satu-satunya cara untuk menilai kemampuan teknis seseorang. Ia menambahkan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi telah disempurnakan dengan kerangka kerja sebagai hasil dari respon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Diharapkan setiap program studi akan memiliki lebih banyak kebebasan untuk memilih cara untuk menunjukkan kompetensi lulusan, apakah melalui tesis atau format lain.

Standar Kompetensi Lulusan Baru dan Lama: Perbedaan Hukum Baru

Kompetensi tidak lagi dijelaskan secara eksplisit.

Perguruan tinggi dapat mengintegrasikan pengembangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Tugas akhir tidak terbatas pada skripsi, tesis, atau disertasi; tugas akhir dapat berupa prototipe, proyek, atau jenis tugas lainnya.

Tugas akhir tidak lagi diwajibkan jika program studi sarjana atau sarjana terapan telah mengadopsi kurikulum berbasis proyek atau dalam format yang sebanding.

Penyelesaian tugas akhir merupakan persyaratan bagi mahasiswa yang terdaftar di program magister, magister terapan, doktor, dan doktor terapan; namun, publikasi jurnal tidak menjadi persyaratan.

Hukum Lama

Terdapat penjelasan rinci tentang bagaimana kompetensi sikap, pengetahuan umum, dan keterampilan umum dibuat.

Mahasiswa sarjana atau sarjana terapan wajib menulis tesis.

Mahasiswa yang mengejar gelar master atau master terapan harus menyerahkan makalah ke jurnal ilmiah yang diakui.

Mahasiswa program doktor atau doktor terapan diwajibkan untuk mempublikasikan karya mereka dalam publikasi internasional yang diakui.

Follow Juga : Instagram madingmu

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Konten

Kilas Pendidikan215
Literasi Keuangan46
Ruang Siswa156
Beasiswa293
School lifehack152
Hiburan213
Editor's Pick1497
Terpopuler1452
Opini10
Serba Serbi619

Subscribe MadingMu

Dapatkan informasi terupdate dari MadingMu




madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.