Selasa , 5 Maret 2024
Editor's PickHeadlineHiburanTerpopuler

8 Negara Paling Sulit Dikunjungi Turis, Tertarik Berlibur ke Sana?

Korea Utara 20230516174833

Madingmu.com – Sebagian orang pasti sudah memiliki rencana untuk liburan. Entah liburan di dalam negeri, atau bahkan ke luar negeri. Sebelum kamu memutuskan berlibur ke luar negeri, kamu harus tahu kalau ternyata ada beberapa negara yang paling sulit dikunjungi turis loh!

Alasannya cukup beragam, mulai dari persyaratan visa yang ketat, infrastruktur yang buruk, hingga akses yang terbatas bagi turis. Lantas apa saja negara yang paling sulit dikunjungi oleh turis? Simak pembahasannya di bawah ini.

Dilansir dari laman Don’t Die Wondering dan Every Country in the World. Berikut ini 8 negara paling sulit dikunjungi turis :

  1. Korea Utara

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi mendengar tentang Korea Utara yang menjadi negara paling tertutup dari “dunia luar”. Korea Utara menjadi salah satu negara di Asia Timur yang menciptakan dunianya sendiri.

Tak heran rasanya jika Korea Utara menjadi negara yang paling sulit untuk dimasuki. Sulit bagi turis untuk mengajukan permohonan visa karena harus melakukannya melalui sebuah agen wisata yang sudah disetujui oleh negara tersebut. Bagi mereka yang memegang paspor Korea Selatan dan Amerika Serikat, mereka tidak akan bisa masuk ke korea utara.

Apabila berhasil mendapatkan visa, kamu perlu mematuhi beberapa peraturan yang berlaku, seperti tidak berbicara dengan penduduk setempat, tidak menjelekkan pimpinan Korea Utara, tidak berjalan sendirian, dan lain sebagainya.

  1. Arab Saudi

ini dikarenakan, beberapa tahun lalu mendapatkan visa ke Arab Saudi sangatlah sulit. Apalagi jika kamu adalah seorang turis perempuan yang melakukan perjalanan sendirian.

Berkat adanya e-Visa, sekarang mendapatkan visa cukup mudah jika memenuhi persyaratan yang ada. Namun, perlu diingat, kamu tidak boleh memasuki kawasan Mekkah dan Madinah jika tidak beragama Islam, meskipun sudah memiliki visa turis.

  1. Bhutan

Bhutan tidak menyetujui adanya visa individu, kecuali jika kamu adalah seorang turis yang menjadi bagian dari paket tur.

Visa individu yang disetujui oleh Bhutan adalah turis dari Bangladesh, Maladewa, dan India. Jika kamu ingin mendapatkan visa dari Bhutan, kamu harus menemukan agen wisata yang mampu mengorganisir perjalanan dan membayar biaya visa di muka.

Aplikasi visa untuk Bhutan diproses secara online, kamu juga memerlukan persetujuan dari Dewan Pariwisata yang ada di Bhutan. Selain visa, Bhutan sulit dikunjungi karena termasuk negara terpencil dan kurangnya jalan layak yang dimiliki.

  1. Turkmenistan

Turkmenistan adalah negara yang berada di Asia Tengah dengan berbagai pengalaman liburan yang unik, namun sangat sulit dikunjungi. Hal ini karena kebijakan visa di Turkmenistan sangat ketat, tak heran jika negara ini menjadi salah satu negara yang paling jarang dikunjungi.

Negara ini hanya mengizinkan orang-orang dari Uzbekistan dan Kazakhstan, serta yang memiliki visa diplomatik. Apabila kamu ingin mengajukan visa, kamu perlu menyertakan banyak dokumen, termasuk 3 salinan formulir aplikasi visa yang sebelumnya telah diisi.

Selain itu, kamu memerlukan surat undangan dari Layanan Migrasi Turkmenistan. Kamu juga harus memiliki sponsor di Turkmenistan yang bisa membantu kamu untuk mengurus surat undangan untuk kamu. Dilansir dari laman Visa Guide, dibutuhkan waktu sekitar 20 hari untuk mendapatkan surat undangan.

  1. Eritrea

Eritrea adalah negara yang berada di Afrika Utara. Eritrea termasuk negara kecil yang terisolasi dan kurang dikenal di dunia. Negara ini terletak di tepi Laut Merah. Eritrea tak jarang dianggap sebagai Korea Utara versi Afrika karena status politiknya.

Sangat sulit bagi turis untuk mendapatkan akses ke negara ini, karena visa yang diberikan sangat terbatas. Semua perjalanan di Eritrea harus diatur sebelumnya oleh pemerintah setempat, dan pengunjung dibatasi pada beberapa tempat.

Kamu bisa menemukan cukup banyak pos pemeriksaan keamanan di Eritrea. Hal ini merupakan hal yang umum karena adanya sengketa perbatasan yang terjadi. Sehingga semakin sulit untuk dikunjungi oleh turis.

  1. Libya

Kekerasan yang terjadi di Libya satu dekade terakhir menjadi alasan mengapa negara ini sulit untuk dikunjungi turis. Konflik yang sedang berlangsung menciptakan sebuah zona terlarang di seluruh negeri.

Inilah yang membuat Amerika Serikat dan Inggris menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Libya karena risiko terorisme. Selain itu, masalah lainnya adalah sulitnya mendapatkan visa. Karena visa Libya sangat selektif.

Kamu membutuhkan surat undangan untuk bisa mengajukan permohonan visa. Penghancuran situs-situs budaya yang ada di Libya, juga menjadi salah satu alasan mengapa negara ini sulit dikunjungi turis.

  1. Rusia

Rusia menjadi salah satu negara tercantik yang ada di dunia. Negara ini sebagian besarnya tertutup oleh salju, sehingga menambah daya tarik tersendiri. Namun, Rusia termasuk negara yang sulit dikunjungi turis karena susah untuk mendapatkan visa ke Rusia.

Kesulitan ini terlihat pada banyaknya pertanyaan dan formulir yang perlu kamu isi untuk mendapatkan visa. Salah satu pertanyaan yang perlu dijawab yaitu, menuliskan riwayat perjalanan selama 10 tahun terakhir secara rinci, mulai tempat yang dikunjungi, waktu, dan lamanya tinggal.

  1. Iran

Iran adalah negara di kawasan Timur Tengah yang dikenal karena menjadi produsen pengekspor karpet buatan tangan terbesar di dunia. Tak hanya itu, Iran juga memiliki cukup banyak destinasi wisata yang menarik, contohnya Bazaar Tajrish, Gunung Damavand, hingga Masjid Nasir Al-Mulk.

Namun sayang, negara ini sulit dikunjungi turis karena sebelum mengajukan visa, kamu harus mempunyai kode verifikasi khusus. Kode ini hanya dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri di Iran.

Berkat adanya e-Visa, proses pengajuan visa di Iran bisa jauh lebih mudah. Untuk warga negara Amerika Serikat dilarang masuk Iran, kecuali jika bepergian dengan kelompok wisata yang sudah disetujui.

Alasan lain kenapa negara ini sulit dikunjungi turis adalah, karena adanya pembatasan pengunjung tiap tahunnya. Ini dikarenakan untuk menghindari kepadatan di Arab Saudi karena bersamaan dengan kunjungan jemaah haji.

Follow Juga : Instagram madingmu 

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Konten

Kilas Pendidikan212
Literasi Keuangan34
Ruang Siswa139
Beasiswa234
School lifehack134
Hiburan184
Editor's Pick1149
Terpopuler1108
Opini10
Serba Serbi473

Subscribe MadingMu

Dapatkan informasi terupdate dari MadingMu




madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.