Senin , 24 Juni 2024
Editor's PickHeadlineSerba SerbiTerpopuler

6 Pejuang Era Kemerdekaan yang Jadi Inspirasi Anak Muda.

pejuang merdeka

Madingmu.com – Pada masa perang kemerdekaan Indonesia, terdapat banyak tokoh atau pahlawan nasional. Orang-orang ini telah berkembang menjadi pejuang di berbagai bidang, termasuk gerakan pemuda, pendidikan, dan organisasi. Banyak individu, terutama generasi muda, yang telah menjadi inspirasi sejak masa konflik hingga bertahun-tahun kemudian.

6 Pejuang Era Kemerdekaan yang Jadi Inspirasi Anak Muda

1. HOS Cokroaminoto

Pada tahun 1912, Raden haji Oemar Said Tjokroaminoto, yang juga dikenal sebagai HOS Cokroaminoto, adalah salah satu pendiri Sarekat Islam (SI), organisasi pertama di Indonesia. Selain itu, beliau adalah seorang pemimpin gerakan Serikat Buruh Indonesia yang berani menentang pemerintah Hindia Belanda pada saat itu. Kata-kata HOS Tjokroaminoto yang terkenal dan memotivasi antara lain: “Setinggi-tingginya ilmu, semurni-murninya tauhid, sepandai-pandainya siasat.” Kusno Sosrodihardjo adalah salah satu pemuda yang menjadi anak didik HOS Cokroaminoto. Pemuda ini kemudian menjadi Presiden pertama Republik Indonesia dan disebut sebagai Ir. Soekarno.

2. Soekarno

Sama seperti gurunya HOS Cokroaminoto, Soekarno juga berjuang sejak usia dini untuk menjadi seorang pejuang di era kemerdekaan. Bahkan perjuangannya berhasil mencapai puncak kemerdekaan Indonesia. Lulusan Technische Hoogeschool (THS), atau yang sekarang menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB), pria kelahiran 6 Juni 1901 ini lahir di Blitar, Jawa Timur.

Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927. Hal ini semakin mengasah kemampuan orasinya. Kemudian, pahlawan nasional yang dikenal sebagai Putra Sang Fajar ini menjadi terkenal sebagai orator yang terampil karena pidatonya yang menginspirasi orang untuk berjuang.

3. Ki Hajar Dewantara

Tokoh yang paling penting dalam pendidikan Indonesia adalah pemilik nama asli RM Suwardi Suryaningrat. Tokoh yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta ini dikenal sebagai sosok yang sangat berkomitmen dalam mengembangkan sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan.

Menurut catatan, Ki Hajar Dewantara menyelesaikan pendidikan dasarnya di sekolah dasar Belanda, ELS, pada tahun 1904. Beliau kemudian menghabiskan satu tahun lagi di Kweekschool, sebuah lembaga pendidikan guru Belanda. Beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di sekolah kedokteran Stovia di Batavia. Bahkan beasiswa dari pemerintah Belanda diberikan kepadanya pada tahun 1905, tetapi dukungan untuk pendidikannya terputus pada tahun 1910.

Baca Juga : 4 Alasan Mengapa Seragam Pramuka Berwarna Coklat

Kesulitan yang dihadapi Ki Hajar Dewantara sangat banyak. Salah satunya adalah ketika pada tanggal 25 Desember 1912, Dr. Cipto Mangunkusumo dan Douwes Dekker mendirikan Indische Partij, sebuah kelompok politik Indonesia. Perguruan Nasional Taman Siswa yang berbasis di Yogyakarta didirikan pada tahun 1922 oleh Ki Hajar Dewantara. Sistem pendidikan di Indonesia yang menanamkan rasa nasionalisme dan pembelajaran yang berfokus pada peserta didik adalah Perguruan Nasional Taman Siswa.

4. RA Kartini

Perjuangan RA Kartini di masa lalu memukau dan menginspirasi hampir semua wanita. Pada tanggal 21 April 1879, di Jawa Tengah, seorang pahlawan nasional yang terkenal karena memperjuangkan kebebasan wanita lahir. Kartini percaya bahwa wanita Indonesia harus maju seperti pria pada saat itu, terutama melalui pendidikan. Kartini kemudian mendirikan sebuah sekolah untuk perempuan, yang murid-muridnya berasal dari keluarga dekatnya. Ia juga berniat mengejar mimpinya untuk belajar di luar negeri, namun orang tuanya telah menikahkannya dengan Raden Adipati Joyodiningrat, Bupati Rembang, ketika ia ingin melakukannya.

Oleh karena itu, keinginannya untuk belajar di luar negeri pupus. Namun, suami Kartini mendorongnya untuk membuka sekolah bagi kaum perempuan. Kisah perjuangannya kemudian dianggap sebagai sebuah konsep yang memberikan kesempatan kepada perempuan untuk mendapatkan akses pendidikan yang setara.

5. Dewi Sartika

Ada juga Raden Dewi Sartika di era Kartini yang terkenal di bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak perempuan di Jawa Barat. Alhasil, tokoh perempuan yang lahir pada 4 Desember 1884 di Cicalengka, Jawa Barat, ini dikenal sebagai pelopor kemerdekaan perempuan melalui pendidikan.

Dewi Sartika mendirikan Sekolah Istri pada 16 Januari 1904. Ia mengajarkan murid-muridnya matematika, membaca, menulis, menjahit, dan menyulam di sekolah tersebut. Nama sekolah ini kemudian diubah menjadi Sekolah Istri Kautaman pada tahun 1910.

6. Agus Salim

Agus Salim dianggap sebagai diplomat luar biasa dari Indonesia yang dihormati dalam skala global. Dia memiliki bakat luar biasa untuk mempelajari berbagai bahasa, itulah sebabnya. Dia fasih dalam sembilan bahasa, termasuk bahasa Indonesia dan Minang, serta bahasa Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, Arab, dan Turki.

Agus Salim adalah seorang “pemuda pemberontak” yang bekerja sebagai penerjemah dan notaris sejak usia dini. Bahkan pada tahun-tahun awal kemerdekaan, Agus Salim bekerja bersama 18 orang lainnya di bawah arahan Soekamo untuk membuat UUD 1945. Namun, misi diplomatik Agus Salim untuk mempromosikan Indonesia ke dunia luar adalah jasa yang paling signifikan.

Perjanjian persahabatan dengan Mesir pada tahun 1947 merupakan puncak kemenangan diplomatik Indonesia. Agus Salim Ketika ia ditunjuk sebagai menteri luar negeri pada masa kabinet Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Hatta, pengalamannya dalam bidang diplomasi terus berlanjut. Agus Salim, meskipun memiliki perawakan yang sederhana, disebut sebagai The Grand Old Man dalam komunitas diplomatik untuk menghormati kontribusinya di sektor ini.

Dapatkan notifikasi berita terkini setiap hari dan update berita pilihan dari Madingmu.com. 

Follow Juga : Instagram madingmu

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.