Jumat , 24 Mei 2024
Editor's PickHeadlineSchool lifehackTerpopuler

Sejarah Hari Guru Nasional Serta Tujuannya

logo hari guru nasional 2023 1 169

Madingmu.com – Setiap tanggal 25 November merupakan Peringatan Hari Guru Nasional. Adapun peringatan hari guru nasional ini masih berkaitan dengan hari jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Lantas Seperti apa penetapan Hari Guru Nasional?

Sejarah Penetapan Hari Guru Nasional

Dilansir dari laman resmi Universitas NU Sidoarjo, tanggal 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Presiden Soeharto pada 24 November 1994.

Peraturan tersebut adalah Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional. Meski begitu, peringatan Hari Guru Nasional bukan termasuk hari libur.

Penetapan Hari Guru Nasional berkaitan dengan terbentuknya organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sebelum disebut PGRI, organisasi ini dikenal dengan sebutan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB), yang digagas pada masa penjajahan Belanda.

Organisasi PGHB dibentuk pada tahun 1912 dengan melibatkan para tenaga pendidik, mulai dari kepala sekolah, guru desa, guru bantu, dan pemilik sekolah. Organisasi ini kemudian terbagi lagi menjadi dua yakni Persatuan Guru Bantu (PGB) dan Perserikatan Guru Desa (PGD).

Pembentukan dua organisasi baru tersebut dilatar belakangi karena PGHB bukan organisasi yang tepat untuk menyatukan perbedaan pangkat, status, hingga latar pendidikan para anggota guru. PGHB kemudian berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932.

Akan tetapi nama ini malah menimbulkan protes dari Belanda karena tidak terima dengan penambahan kata ‘Indonesia’. Alih-alih menanggapi kritikan Belanda, nama PGI tetap dipertahankan hingga berakhirnya masa penjajahan Belanda di indonesia.

Hal ini tidak bertahan lama, PGI justru dihentikan pada masa penjajahan Jepang. Pemberhentian ini tidak hanya terjadi pada organisasi PGI, tetapi juga segala aktivitas pendidikan.

Hingga pada akhirnya, Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Dan pada 24-25 November 1945, Indonesia kemudian menyelenggarakan kongres untuk membahas kelanjutan pendidikan yang sempat terhenti. Kongres tersebut disebut dengan Kongres Guru Indonesia. Kongres ini melibatkan seluruh tenaga pendidik baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Kongres Guru Indonesia kemudian membentuk organisasi guru yang dinamai dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945.

Sejak saat itu, organisasi PGRI menjadi wadah persatuan seluruh guru di Indonesia. Lahirnya organisasi PGRI menjadi pelopor tercetusnya penetapan Hari Guru Nasional.

Baca Juga : 13 Kado Unik Untuk Guru, di Berikan Saat Hari Guru 2023

Tujuan Penetapan Hari Guru Nasional

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, terdapat dua pertimbangan yang mendasari tercetusnya peringatan Hari Guru Nasional. Berikut tujuan penetapan Hari Guru Nasional.

  • Guru memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  • Tanggal 25 November selama ini telah diperingati sebagai hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia, dan sebagai upaya mewujudkan penghormatan kepada guru, dipandang perlu menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional.

Follow Juga : Instagram madingmu  

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Konten

Kilas Pendidikan215
Literasi Keuangan46
Ruang Siswa156
Beasiswa293
School lifehack152
Hiburan213
Editor's Pick1497
Terpopuler1452
Opini10
Serba Serbi619

Subscribe MadingMu

Dapatkan informasi terupdate dari MadingMu




madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.