Selasa , 23 April 2024
Editor's PickHeadlineSerba SerbiTerpopuler

Mengapa Ahli Geologi Kerap Menjilat Bebatuan? Ini Alasannya!

20230809074508 fpdl.in man geologist examines mineral sample 533998 5269 large
Sumber: haritonovstock- freepik

Madingmu.com – Ilmuwan menggunakan metode penyelidikan aneh dalam penelitian, termasuk mendeteksi hidrogen dengan sapu dan menjilat bebatuan. Ahli geologi terkenal, Dr. Randall Irmis, menjelaskan bahwa metode aneh ini adalah bagian dari pendekatan ilmiah, meskipun terlihat aneh bagi masyarakat umum. Tujuan dari metode ini adalah memahami karakteristik geologi secara mendalam. Jadi, tak perlu heran jika melihat ahli geologi menjilat bebatuan dalam penelitiannya.

Irmis mencantumkan pembenaran berikut ini:

  1. Lidah akan menempel pada tulang fosil

Para ahli geologi telah menemukan bahwa meskipun sebagian besar batu, kayu yang membatu, dan benda-benda alami serupa lainnya tidak akan menempel di lidah dengan sedikit kelembapan, namun fosil tulang akan menempel.

Sering kali seseorang menempelkan apa yang mereka pikir adalah tulang fosil di lidah mereka ketika mencari tulang fosil atau ketika mereka mengira itu adalah tulang fosil dan ternyata tidak menempel.

Anda harus mengevaluasi kembali jika itu yang terjadi. Bisa jadi itu adalah kayu yang mengeras atau fosil akar jika bukan tulang yang membatu.

  1. Tertarik dengan ukuran partikel batuan sedimen

Ahli geologi juga dapat memasukkan batuan ke dalam mulut mereka jika mereka penasaran dengan ukuran komposisi butiran batuan sedimen. Lanjutkan membaca: Tujuh Ilmuwan Indonesia dan Penemuan Penting Mereka

Baca juga: Siapa Penemu Internet yang Sebenarnya?

  1. Mengetahui struktur batu

Irmis mengatakan bahwa salah satu metode yang paling dapat diandalkan untuk menentukan apakah sebuah batuan terdiri dari lumpur atau tanah liat adalah dengan mengambil sepotong kecil dan menggigitnya. Jika halus, itu adalah tanah liat; namun, jika sedikit berbutir, berarti ada lumpur.

“Salah satu cara untuk menguji antara tanah liat dan lumpur adalah bahwa ada beberapa lapisan batuan tempat saya bekerja, di Amerika Serikat bagian barat, yang berasal dari periode Trias akhir dan sebenarnya ada beberapa lapisan yang berbeda yang dipisahkan oleh ukuran butiran, sehingga satu lapisan memiliki lebih banyak lumpur daripada yang lain,” katanya. Pendekatan terbaik untuk menentukan di lapisan mana Anda berada adalah dengan menentukan apakah batuan tersebut termasuk lumpur atau tanah liat, katanya.

Dapatkan notifikasi berita terkini setiap hari dan update berita pilihan dari Madingmu.com.

Follow Juga : Instagram madingmu

 

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Konten

Kilas Pendidikan213
Literasi Keuangan38
Ruang Siswa153
Beasiswa278
School lifehack146
Hiburan203
Editor's Pick1363
Terpopuler1320
Opini10
Serba Serbi570

Subscribe MadingMu

Dapatkan informasi terupdate dari MadingMu




madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.