Rabu , 19 Juni 2024
HeadlineRuang Siswa

Menparekraf Tekankan Santri Digitalpreneur Pahami Branding dalam Pemasaran Produk Ekraf

WhatsApp Image 2023 05 19 at 21.37.38 1

madingmu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menekankan agar para santri sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif (kraft) memahami pentingnya branding sebagai salah satu kekuatan produk, sehingga dapat dikenal untuk menarik minat masyarakat luas. Menparekraf Sandiaga, saat menghadiri acara “Gerakan Usaha Kreatif-Santripreneur Go Digital” di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab, Magelang, mengatakan, ada banyak contoh produk yang bisa menjadi referensi karena branding yang kuat. “Tanpa kita harus menyebut nama, dari tagline-nya saja kita sudah tahu brand-nya,” ujar Menparekraf Sandiaga, Jumat (19/5/2023).

Pemahaman hal-hal seperti inilah yang ingin dikuasai sepenuhnya oleh Menparekraf untuk dikuasai oleh para santri sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif Tanah Air. Apalagi, Pondok Pesantren Roudlotut Thullab memiliki beragam produk ekonomi kreatif unggulan, misalnya Kopi Papupa yang melibatkan santri dalam produksi dan pemasarannya. Melalui pelatihan yang merupakan bagian dari program Santri Digitalpreneur ini, para santri diharapkan dapat terus berkembang menjadi penggerak bisnis kreatif. “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan softskill, Kemenparekraf serius untuk memberikan nilai tambah pada ekonomi kreatif, terutama melalui santri. Kami ingin menciptakan produk yang membanggakan bagi para santri,” kata Sandiaga.

Para santri, kata Sandiaga, merupakan bagian dari tulang punggung dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Para santri, dengan kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni di era digital, berpotensi menjadi generasi yang produktif. “Saya berharap santri menjadi garda terdepan, menjadi lokomotif karena tugas kita adalah menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Sandiaga.

WhatsApp Image 2023 05 19 at 21.37.36
Menparekraf Sandiaga Uno mencicipi Kopi Papupa yang merupakan produk olahan yang dihasilkan dengan melibatkan para santri di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab dalam acara “Gerakan Usaha Kreatif-Santripreneur Go Digital”, Magelang, Jumat (19/5/2023).

Menparekraf Sandiaga dalam kesempatan tersebut mengapresiasi Kopi Papupa sebagai salah satu produk ekonomi kreatif andalan santri Ponpes Roudlotut Thullab. Menparekraf mendukung agar para santri dapat terus memperkuat kekuatan produk dan pemasaran dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan menerapkan FAST (Fathonah, Amanah, Shidiq, Tabliq). Bentuk dukungan lainnya, Menparekraf mencetuskan ide untuk memperkuat tagline Kopi Papupa. Sebelumnya, kopi ini sudah memiliki tagline “Secuil Surga.” “Boleh saya tambahkan, ‘Kopi Papupa, enak, tidak bikin lupa,'” kata Sandiaga. Sontak hal ini langsung mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa dan peserta pelatihan yang hadir. Kopi Papupa sendiri merupakan produk olahan yang dihasilkan dengan melibatkan para mahasiswa. Biji kopi didatangkan dari Temanggung, namun proses penggilingan dan penyangraian dilakukan secara menyeluruh di tempat pengolahan di sekitar pondok pesantren. Produk yang dirilis pada tahun 2017 ini kini telah dipasarkan ke berbagai daerah, salah satunya melalui e-commerce. Dalam seluruh tahapan prosesnya, mulai dari produksi hingga penjualan, Kopi Papua melibatkan para santri.

Pengasuh Ponpes Roudlotut Thullab, KH Ahmad Said Asrori, mengapresiasi dukungan Menparekraf Sandiaga dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Ponpes Roudlotut Thullab, terutama dalam memberdayakan para santri untuk menjadi wirausaha. Ia berharap pelatihan ini dapat memperkuat kemampuan para santri sebagai pengusaha. “Sejak dulu, pesantren memang dikenal lebih mandiri, berusaha memenuhi kebutuhannya. Bahkan bagaimana tidak hanya cukup, tapi bisa berlebih sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain,” kata Kyai Said.

Beliau juga senang para santri dan alumninya telah melakukan usaha kreatif ini. Pelatihan ini juga dihadiri oleh para alumni Ponpes yang sebagian juga sudah menjadi pengusaha. “Para alumni sudah berusaha. Pak Menteri memberikan tambahan semangat yang kuat, memberikan ilmu, dan berbagi pengalaman kepada para santri alumni dalam hal bidang ekonomi, apalagi kita sudah memasuki era digital ini,” ujar Kyai Said. Turut mendampingi Menparekraf dalam kesempatan tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyaan, dan Plt. Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Agustin Perangin-angin.

 

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.