Jumat , 19 Juli 2024
Editor's PickHeadlineSerba SerbiTerpopuler

Tahun Baru Islam: Sejarah dan Maknanya

ucapan tahun baru islam bahasa inggris

Madingmu.com – Umat Islam akan memperingati tahun baru pada 1 Muharram. Hal ini berbeda dengan kalender masehi yang dimulai pada 1 Januari.

Kamu mungkin akan bertanya-tanya kenapa 1 Muharram disebut dengan tahun baru Islam dan bagaimana sejarahnya? Berikut penjelasannya.

Kenapa Disebut Tahun Baru Islam?

Dalam Islam, sistem penanggalan atau kalender menggunakan hijriah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hijriah berhubungan dengan hijrah atau berpindah.

Kenapa disebut dengan tahun baru Islam sebab kalender hijriah hanya digunakan oleh umat Islam. Kalender hijriah memiliki sistem penanggalan yang berbeda dengan sistem penanggalan dalam kalender masehi.

Sistem penanggalan dalam kalender Islam ditentukan berdasarkan siklus bulan. Pada sistem kalender hijriah, hari atau tanggal dimulai saat terbenamnya matahari di tempat tersebut.

Kalender hijriah dibangun berdasarkan rata-rata siklus sinodik bulan yang memiliki 12 bulan dalam satu tahun. Dengan menggunakan siklus sinodik bulan, bilangan hari dalam satu tahunnya adalah 354 hari (12×29,53059 hari).

Hal ini membuat hitungan satu tahun kalender hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan perhitungan satu tahun kalender masehi, dilansir dari buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriah oleh Ida Fitri Shohibah.

Kalender hijriah dihitung berdasarkan rotasi bulan yang berlawanan dengan rotasi matahari sehingga mengakibatkan semua hari-hari besar Islam dapat terjadi pada musim atau waktu yang berbeda-beda.

Nama-nama bulan dalam kalender hijriah adalah sebagai berikut.

  1. Muharram
  2. Safar
  3. Rabiul Awal
  4. Rabiul Akhir
  5. Jumadil Awal
  6. Jumadil Akhir
  7. Rajab
  8. Syakban
  9. Ramadan
  10. Syawal
  11. Zulkaidah
  12. Zulhijah

Sejarah Tahun Baru Hijriah

Tahun baru hijriah atau tahun baru Islam merupakan salah satu momen penting bagi muslim di seluruh dunia. Sejarah penetapan awal tahun baru Islam merujuk pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Kota Mekah ke Madinah.

Hari tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari pertama dalam penanggalan hijriah atau kalender Islam yakni 1 Muharram 1 hijriah atau tahun 622 masehi.

Sejarah penetapan awal penanggalan kalender hijriah yang menjadi awal tahun dalam kalender Islam tidak lepas dari peran Khalifah Umar bin Khattab.

Dilansir dari laman resmi Al Ain University, sejarah penentuan awal tahun baru Islam itu diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khattab dengan persetujuan Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.

Makna Tahun Baru Islam

Berikut ini makna tahun baru Islam yang dihimpun dari berbagai sumber.

  1. Hidup lebih baik

Kata hijriah yang berarti berpindah dan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad Saw, memiliki makna agar manusia memiliki kesadaran untuk berpindah dari hal buruk menuju hal baik.

Muharram di tahun baru hijriah diharapkan memberi energi baru untuk mengganti berbagai keburukan di tahun-tahun sebelumnya.

  1. Momen introspeksi diri

Tahun yang baru juga diharapkan dapat menjadi momen untuk introspeksi diri atau muhasabah. Di tahun yang baru, muslim diharapkan lebih mawas diri atas segala tindakan dan perbuatan.

  1. Pesan Perdamaian

Tahun baru Islam juga dapat dimaknai sebagai momen penuh perdamaian. Muharram memiliki arti yang diharamkan atau yang paling dihormati. Pada bulan ini, umat Islam diharamkan untuk berperang dan melakukan kezaliman.

  1. Semangat Berjuang

Tahun baru Islam juga memiliki arti semangat perjuangan yang tak kenal putus asa. Momen ini juga dapat dimaknai sebagai semangat hijrah.

Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad SAW dan para sahabat begitu tak kenal lelah dalam menyebarkan agama Islam, meski berbagai rintangan dihadapi.

Bahkan, Nabi Muhammad Saw harus hijrah ke Madinah meninggalkan tanah kelahirannya, saudara, dan harta benda demi bisa memenuhi perintah dan wahyu yang diberikan Allah Swt.

  1. Bulan Penuh Pahala

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriah yang dikenal sebagai bulan yang dimuliakan hingga disebut sebagai ‘bulan Allah’.

Muharam dapat dijadikan momen untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. dan mengumpulkan pahala. Sebab, setiap amal ibadah yang dilakukan di bulan Muharam akan dilipatgandakan ganjarannya.

Ada sejumlah amalan yang bisa dilakukan di bulan Muharam. Salah satunya adalah puasa Asyura, yang dilakukan pada 10 Muharam. Umat Muslim yang melaksanakan puasa Asyura akan mendapatkan pengampunan dosa-dosa kecil setahun yang lalu.

Demikian penjelasan kenapa disebut tahun baru Islam. Semoga informasi ini bermanfaat!

Follow Juga : Instagram madingmu

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia.
Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

madingmu-white

Madingmu adalah portal digital ajang kreasi dan edukasi anak muda Indonesia. Dibangun oleh PT Madingmu Sukses Bersama sebagai inisiasi kolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.